International Bloggers Community Award

30 09 2009
International Bloggers Community Award

Ini pertama kali dasir dapat award dan baru bisa masang PR dari kang anton. Bingung cara masangnya,,jadi mohon maklum ya..

Selanjutnya dasir mengucapkan banyak terima kasih kepada wongndeso yang berkenan membagi dan memberikan International Bloggers Community Award Berikut ini rincian dan rules tentang Award International Bloggers Community Award ini :

1. Internasional Award atau International Bloggers Community Award,
2. Award International Bloggers Community Award ini dapat diberikan dan diteruskan kembali kepada sahabat blogger yang lain tanpa batasan jumlah,
3. Aturan tidak rumit (Tidak memerlukan PageRank),
4. Award International Bloggers Community Award ini bisa menjadi backlink karena sahabat yang diberikan award International Bloggers Community Award ini harus menyertakan nama, nama blog, dan URL blog sahabat,
5. Dengan award International Bloggers Community Award ini blog sahabat bisa terdaftar di BLoGGiSTa iNFO CORNER jika sahabat mengirim postingan asli tentang award ini.

Berbangga hatilah menjadi anggota dari International Blogger Community! Aturan-aturan yang mudah.
Rules:
1. Linkbalik orang yang memberikan award International Bloggers Community Award ini di blog sahabat.
2. Copy gambar di atas, beserta rules dan pertanyaan-pertanyaan di postingan ini.
3. Posting tentang award International Bloggers Community Award ini di blog sahabat.
4. Menjawab pertanyaan berikut empat rules ini.
5. Melempar, memberikan, menyebarkan atau meneruskan Award International Bloggers Community Award ini minimal kepada tujuh (7 orang blogger) teman-teman dari sahabat, dengan memberikan info award International Bloggers Community Award ini kepada mereka.
6. Kembali ke BLoGGiSTa iNFO CORNER (MOHON JANGAN MERUBAH LINK INI) di http://bloggistame.blogspot.com dan meninggalkan URL Posting sahabat, agar Blog sahabat bisa ditambahkan ke Master List.
7. Have Fun!

Pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab :
1. The person who tagged you (orang yang men-tag atau memberikan award International Bloggers Community Award ini kepada sahabat?) : wongndeso
2. His/Her site’s title and url (Judul blog dan url pemberi Award International Bloggers Community Award?) : wongndeso.info Wongndeso learn Blogs, SEO and Business on line: http://wongndeso.info/
3. Date when you were tagged (tanggal ketika ia memberikan award International Bloggers Community Award kepada sahabat) : 20 September 2009
4. Persons you tagged (sahabat-sahabat yang akan kamu berikan award International Bloggers Community Award ini) :
International Bloggers Community Award ini selanjutnya akan dasir sampaikan kepada :
1. Alamendah
2. Humor Bendol
3. Yangputri
4. Buwel
5. Arkasala
6. Genial
7. Udien

Sebenarnya dasir ingin memberikan award ini kepada Kangboed dan KangZulhaq juga, namun karena keduanya sudah mendapat langsung dari Kang Anton (Wongndeso) maka dasir memberikannya kepada yang lain.


Bagi sahabat yang tercantum di atas, mohon diambil award International Bloggers Community Award ini, dan Dasir harap sahabat dapat meneruskan dan memberikan Award International Bloggers Community Award ini kepada yang lain, jika sahabat dapat menghargai pemberian orang lain, saya yakin orang lain pun akan menghargai pemberian sahabat.
 
Happy Blogging! Hidup Blogger Indonesia…. 
Salam Hangat Tuk semuanya…






Menikmati Teh

27 09 2009

Banyak cara digunakan oleh orang-orang dalam menikmati teh. Mulai dari Teh Hitam, Teh Hijau, Teh Rosella, Teh Poci, Teh Tubruk, Teh Cina dan teh-teh yang lain.

Kemarin malam, sewaktu kami mempersiapkan acara Khitan Masal buat esoknya tanggal 26 September, kami terlibat pembicaraan di luar Khitan Masal. Berawal sewaktu ketua panitia mengambil segelas teh hangat.
Ia masuk ke ruangan.

Sewaktu menikmati teh, ia berujar,”Mas Dasir, nek nginum teh kui, aku senenge sing manis koyo kiye.”

“Nek aku senenge sing rodo sepet.” ujar seorang panitia perempuan.

“Kalau aku juga begitu, kalau sepet itu tehnya terasa.” sambung perempuan satunya lagi.

“Kalau terlalu manis tidak enak, enaknya yang sepet-sepet gitu.” tambah panitia yang satunya lagi.

“Aku setuju, kalau minum teh yang sepet dan tidak terlalu manis. Gulanya dikit aja.” panitia satunya ikut mengeroyok sang ketua.

Aku yang ditanya sang ketua dan dari tadi mendengarkan celotehan panitia-panitia yang tak sependapat dengan ketua ikut nambahin,” Kalau aku malah kadang ga pake gula. Jadi tehnya terasa benar!”
Sorry mas ketua, aku tak mendukungmu.
Hehehe..

Waktu telah menunjukkan lewat dari jam 9 malam. Panitia perempuan yang tadi mengeroyok pulang, sedang kami berempat laki-laki tidur di Madrasah, tempat penyelenggaraan khitan masal esoknya.

Pagi pukul setengah enam, sang ketua dan aku pergi ke rumah sesepuh untuk laporan persiapan kegiatan hari ini. Di rumah sesepuh, pembantu memberikan kami teh hangat. Mungkin karena masih teringat kejadian semalam, Sang ketua langsung mengomentari teh buatan pembantu sesepuh tadi.
Mas dasir, ini tehnya sepet. Yang seperti ini apa, yang kamu maksud?” tanyanya padaku.

Belum sempat aku menjawab, sang sesepuh menjawab duluan,”Ah, ini itu kurang sepet. Masih terlalu manis.”

Kasihan benar kau ketua. Dari semalam tak ada yang mendukungmu.
Ckckckck…

Bagaimana dengan kalian Sahabat dalam menikmati teh..





Gara-Gara Niat

8 09 2009

Yudi pulang kampung bersama istri dan 2 anaknya. Ia mengantar istri dan kedua anaknya pulang lebih awal sekitar dua minggu sebelum lebaran. Karena jika pulang nanti pas lebaran kuatir kena macet.

Sampai di kampung ia disambut keluarganya mulai dari ayah dan ibunya, kakak dan adiknya, keponakannya yang laki-laki dan perempuan serta nenek dan kakeknya.

Khusus neneknya yang telah menginjak 80 tahun ia memeluknya erat. Neneknya datang dari desa sebelah karena ingin melihatnya sebagai cucunya dan Alvin yang merupakan anak kedua Yudi sebagai buyutnya.
Dasir tidak tahu buyut bahasa indonesianya apa ya? Ya udah teruskan. Sejak Alvin lahir memang neneknya belum pernah melihat Alvin. Makanya ia bahagia sekali dapat melihatnya.

Di tengah keharmonisan itu, Yudi bertanya kepada neneknya.
“Nek, puasa tidak?”
“Tidak!” jawab neneknya.
“Kenapa tidak puasa?”
“Soalnya niatnya kepanjangan. Aku tidak hafal. Lha katanya kalau tidak niat puasanya tidak sah. Jadi karena tidak bisa niat, ya tidak puasa.” jelas neneknya.

“Nek, niat puasa itu tak harus dilafalkan yang panjang seperti ‘Nawaitu shouma ghaadin an adaai dst. Lalu diartikan..’ tapi bisa juga cukup ucapkan ‘Saya niat puasa wajib ramadhan karena Alloh Ta’ala’. Itu juga sah. Besok puasa ya..” terang Yudi.
“Lha aku sudah tiadak puasa dari awal..”
“Lha daripada tidak sama sekali..”

Sahabat, kalau sudah begini siapa yang mau disalahkan.

Ulama yang mengajarkan terus menerus niat secara diucapkan. Atau orang awam yang mengikuti terus menerus sehingga menganggap bahwa niat harus diucapkan dan harus pakai bahasa arab pula.

Niat kan tak harus pakai bahasa Arab dan tak harus
tak harus dilafadzkan kan? Cukup di dalam hati insya Alloh juga sah ya tho.

Salam sayang,cinta damai, persahabatan dan persaudaraan.. Tuk sahabat-sahabatku..piss








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.